Menu Close

Apakah Proses Pemanasan Susu UHT Mengurangi Kandungan Gizi di Dalamnya? 

susu uht

Susu UHT adalah susu yang diproses dengan menggunakan suhu tinggi (Ultra-High Temperature). Diolah dengan proses pemanasan bersuhu tinggi, Anda mungkin bertanya-tanya mengenai kandungan gizi di dalamnya. Apakah mengalami perubahan atau tidak. 

Susu UHT bebas kuman

Susu segar memang mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh. Namun, dalam proses agar bisa dikonsumsi, susu yang telah diperah pasti terpapar oleh udara dan berisiko terkontaminasi berbagai jenis bakteri dan mikroorganisme seperti, Brucella, Campylobacter, Cryptosporidium, E. coli, Listeria, maupun Salmonella. 

Untuk menghindari hal tersebut dan membuat susu aman dikonsumsi, susu segar wajib dipanaskan. Susu UHT dipanaskan pada suhu di atas 135 derajat Celcius dengan durasi minimal 2 detik. Proses pemanasan ini dimaksudkan untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme jahat lainnya. Selain itu, susu juga dipanaskan untuk menambah umur konsumsinya tanpa harus menambahkan bahan pengawet. 

Susu UHT lebih bergizi dibanding susu segar mentah

Menurut The Consumer Education Project of Milk SA, proses pemanasan susu yang dilakukan dengan tepat tidak akan mengubah kandungan gizi di dalamnya secara signifikan. Proses pemanasan susu UHT pun tidak termasuk proses yang dapat merusak kandungan gizi maupun mengubah kemampuan penyerapan zat gizi tersebut oleh tubuh. 

Meski begitu, susu UHT tetap akan kehilangan beberapa vitamin akibat proses pemanasan bersuhu tinggi tersebut. Akan tetapi, untuk mengembalikan kandungan gizi tersebut, susu akan mengalami fortifikasi, yaitu proses penambahan mikronutrien atau vitamin dan unsur renik esensial pada makanan. 

Susu UHT yang sudah difortifikasi akan memiliki kandungan gizi yang lebih banyak. Vitamin D adalah salah satu kandungan gizi yang ditambahkan dalam susu UHT yang berguna untuk membantu pertumbuhan tulang. 

Selain untuk menambahkan kandungan gizi, fortifikasi pada susu UHT juga dilakukan untuk mempertahankan dan memperbaiki sebagian kecil gizi dan nutrisi yang mungkin hilang dari proses pemanasan sebelumnya. Oleh karena itu, susu UHT yang telah difortifikasi ini menjadi lebih baik dan bergizi dibandingkan susu mentah. 

Tidak ada perubahan aroma dan rasa pada susu UHT 

Meski melewati proses pemanasan bersuhu tinggi, proses tersebut hanya dilakukan tidak lebih dari 3 detik. Hal ini dimaksudkan untuk tidak mengubah kandungan di dalam susu secara dramatis. 

Oleh karena itu, pemanasan susu dengan suhu tinggi namun dalam durasi singkat yang dialami oleh susu UHT pun tidak mengubah kualitas susu itu sendiri. Di mana warna, rasa, aroma, bahkan gizi yang terkandung di dalamnya pun tidak banyak mengalami perubahan.

Walaupun begitu, susu UHT tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh bayi berusia di bawah satu tahun.  

Susu UHT bertahan lebih lama 

Proses pemanasan yang terjadi pada susu UHT tidak hanya membuatnya menjadi steril tapi juga membuatnya bertahan lebih lama. Setelah melewati proses pemanasan yang cukup panjang, susu UHT bisa bertahan di dalam kemasan selama 6-12 bulan. Namun, jika Anda sudah membuka kemasannya, ia akan bertahan sampai dengan 5 hari bahkan apabila Anda menyimpannya di suhu ruang tanpa memasukkannya ke dalam kulkas. 

Selain karena proses pemanasan, umur susu UHT menjadi lebih lama karena ia dikemas dalam kemasan yang terdiri dari lima lapisan. 

Jadi, bisa disimpulkan susu UHT sangat aman untuk dikonsumsi baik secara gizi maupun kebersihannya. Anda tidak perlu khawatir dengan kandungan gizi di dalamnya karena proses pemanasan yang dialami susu UHT tidak banyak mengubah kandungannya, melainkan membuatnya menjadi steril dan tahan lebih lama. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *