Menu Close

9 Ciri-ciri Mom Shaming, Sering Dilakukan Tanpa Sadar

9 Ciri-ciri Mom Shaming, Sering Dilakukan Tanpa Sadar

Pernahkah Anda mendengar istilah mom shaming? Istilah ini sering kali muncul di media sosial ketika ada orang yang mengkritik atau meremehkan ibu serta bayi lain. Apalagi pada ibu baru saat menjalani pilihan yang berbeda dengan pilihan ibu-ibu lainnya.

Mom shaming berarti tindakan menghakimi, mencela, atau merendahkan ibu karena keputusan atau pola asuh yang dijalaninya. Tindakan ini bisa dilakukan secara halus maupun secara terang-terangan.

Kita semua perlu mengetahui tindakan mom shaming ini agar tidak melakukannya pada orang lain. Ada kalanya seseorang melakukan tindakan meremehkan ibu lain tanpa menyadarinya karena hal itu dianggapnya biasa saja. Padahal bisa jadi apa yang diucapkan tersebut menyakiti perasaan ibu lain. Yuk, kenali ciri-ciri mom shaming agar Anda tidak melakukannya. 

Ciri-ciri Mom Shaming yang Perlu Diketahui

Mengkritik pilihan ibu bekerja atau di rumah

Banyak orang di luar sana yang masih saja memperdebatkan permasalahan ibu yang berkarier di luar rumah atau ibu rumah tangga. Hal ini bukan berarti Anda berhak menghakimi atau merendahkan pilihan ibu lain terkait keputusannya. Itu semua adalah keputusan pribadi dan tidak perlu dikomentari.

Mempertanyakan perkembangan bayi

Perlu diketahui bahwa perkembangan dan pertumbuhan bayi tidak akan pernah sama antara satu dengan yang lainnya. Banyak orang yang menanyakan tumbuh kembang bayi atau mengkritiknya. Seperti mengomentari anak berusia 2 tahun yang belum bisa bicara atau belum berjalan. Jadi, stop mengomentari hal-hal yang tidak perlu jika tujuannya hanya untuk menjatuhkan perkembangan anak. 

Mengkritik pola asuh ibu

Anda atau siapapun tidak berhak untuk mengomentari atau pun mengoreksi pola asuh seorang ibu. Banyak sekali orang yang berkomentar seputar pola asuh yang dijalani oleh seorang ibu pada anaknya. Seakan-akan pilihannya itu salah. Biarkan ibu dengan keputusan menjalani pola asuh yang diyakininya. Asalkan bayi sehat dan gembira, kita tidak perlu memberikan komentar yang tidak perlu.

Menghakimi postingan media sosial

Selain tidak mengomentari pola asuh seorang ibu, Anda juga tidak boleh menghakimi postingan media sosialnya. memberikan komentar yang jahat atau tidak suportif sebaiknya dihindari.

Mengomentari tubuh ibu

Menyebut ibu terlalu gemuk atau terlalu kurus juga perlu dihindari. Belajarlah untuk memberi saran jika benar-benar diminta agar Anda tidak melakukan mom shaming pada ibu lainnya.

Mencela terkait pemberian ASI

Tidak semua ibu bisa memberikan ASI untuk bayinya. Oleh karena itu, perlu diingat untuk tidak mengkritik ibu soal pemberian ASI ini. Sebab, tidak semua ibu memiliki kondisi yang baik untuk bisa memberikan ASI. 

Mengomentari metode persalinan yang dijalani

Menjadi seorang ibu memang tidak mudah. Semua hal biasanya akan jadi perdebatan, termasuk pilihan persalinan yang dijalani. Apakah sang ibu melahirkan normal atau lewat operasi caesar. Apapun pilihannya, itu semua adalah urusan pribadi dan hak seorang ibu. 

Memaksakan lifestyle Anda pada ibu lain

Gaya hidup seseorang tentu adalah pilihan masing-masing. Anda tidak bisa memaksakan gaya hidup yang dijalani pada orang lain. Gaya hidup Anda tidak pula bisa menjadi standar untuk pola pengasuhan ibu lain. 

Misalnya, Anda tidak perlu mengomentari ibu lain yang memberikan anaknya gorengan, sementara Anda menghindari konsumsi terigu. 

Mengkritik cara ibu menghabiskan me time

Ketahuilah bahwa masing-masing ibu punya cara tersendiri untuk menghabiskan waktu luang yang dimilikinya. Ada ibu yang menghabiskan me time dengan nonton Netflix, ada pula yang menyempatkan diri ke salon, atau melakukan hal-hal lainnya. Tidak ada yang salah dan benar. Setiap ibu berhak menikmati me time demi menjaga agar tetap waras. Jadi tidak perlu dikomentari.

Yuk, mulailah untuk bijak berkomentar atau memberikan kritikan. Jangan memberi saran jika tidak diminta agar tidak jadi mom shaming.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *